Tag Archives: berat jenis

Defenisi beban dalam ilmu teknik sipil

Beban adalah gaya luar yang bekerja pada suatu struktur. Pada umumnya penentuan besarnya beban hanya merupakan estimasi saja meskipun beban yang bekerja pada suatu lokasi dari sturktur dapat diketahui secara pasti namun distribusi beban dari elemen ke elemen umumnya memerlukan asumsi dan pendekatan. Jenis beban pada struktur antara lain :

  1. Beban Mati, adalah berat dari semua bagian gedung atau bangunan yang bersifat tetap selama masa layannya dan merupakan bagian tak terpisahkan dari gedung/bangunan tersebut. Tabel dibawah merupakan berat bahan bangunan menurut SNI 03-1727-1989-F ,beban mati
  2. Beban Hidup, adalah beban gravitasi yang bekerja pada struktur dalam masa layannya dan timbul akibat penggunaan suatu gedung. Yang termasuk beban ini antara lain berat manusia, perabotan yang dapat dipindah-pindah, kendaraan dan barang-barang lain. Beberapa contoh beban hidup menurut kegunaan suatu gedung berdasarkan SNI 03-1727-1989-F ,  : beban hidup
  3. Beban angin, adalah beban yang bekerja pada struktur akibat tekanan dari gerakan angin. Beban angin sangat tergantung dari lokasi dan ketinggian dari struktur. Besarnya tekanan tiup harus diambil minimum sebesar 25 kg/m2, kecuali untuk bangunan-bangunan berikut :
    • Pinggir laut hingga 5 km dari pantai minimum tekanan tiup = 40 kg/m2
    • Bangunan didaerah yang tekanan tiupnya lebih dari 40 kg/m2, harus diambil sebesar p = V2/16 (kg/m2). V adalah kecepatan angin dalam m/s
    • Untuk cerobong, tekanan tiup dalam kg/m2 harus ditentukan dengan rumus (42,5 + 0,6h) dengan h adalah tinggi cerobong seluruhnya.
  4. Beban gempa, adalah semua beban static ekivalen yang bekerja pada struktur akibat adanya pergerakan tanah oleh gempa bumi.