Tag Archives: struktur pondasi

Pondasi

Dalam konstruksi, semua struktur harus ditopang oleh elemen-elemen yang kuat untuk menyangga dan menopang beban dari struktur itu sendiri. Salah satu elemen yang sangat penting dari struktur tersebut adalah pondasi.

Pondasi adalah bagian dari bangunan bawah yang meneruskan beban ke tanah

pendukung. dari pengertian tersebut, pondasi merupakan elemen pertama yang dibutuhkan untuk sebuah konstruksi, sehingga ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pondasi tersebut yaitu :

  • Kapasitas daya dukung, yaitu kemampuan/kekuatan tanah untuk menopang beban struktur diatasnya. dari kapasitas daya dukung tanah tersebut, dapat ditentukan alternatif pondasi yang akan digunakan.
  • Deformasi atau penurunan. akibat beban struktur akan terjadi penurunan terhadap pondasi yang akan mengakibatkan penurunan struktur itu sendiri. Oleh karna itu dibutuhkan syarat atau batasan penurunan yang diperbolehkan yaitu maksimal penurunan antar kolom 1/150 L hingga 1/300 L. Karna jika melebihi batasan itu akan mengakibatkan kegagalan struktur.

Jenis pondasi yang digunakan ditentukan oleh letak tanah keras dan perbandingan antara lebar dan kedalaman pondasi.

  1. Pondasi dangkal, jika kedalaman tanah keras tidak terlalu jauh dari permukaan tanah dan rasio perbandingan antara lebar dan kedalaman pondasi kurang dari 1 ( D/B < 1 ). Contoh pondasi dangkal : pondasi tapak, pondasi cakar ayam, pondasi sarang laba – laba.
  2. Pondasi dalam, jika permukaan tanah keras jauh dari permukaan tanah dan rasio D/B > 4-5. Contoh : sumuran, pondasi tiang dan pondasi kaison.

Berdasarkan fungsi bangunan, pondasi dapat dikelompokkan menjadi :

  1. Pondasi untuk gedung, Sederhana : continuous footing batu kali. Tingkat Tinggi : dengan atau tanpa basement. Kegunaan basement yang biasanya 2-3 lantai adalah,
    • 1. Segi fungsi sub-base
    •  Kepentingan stabilitas bangunan (tertahan lebih baik terhadap goyangan.
    • Mengurangi setlement jika beban tanah yang diambil sama dengan beban bangunan diatasnya).

    Sedangkan masalah yang dihadapi adalah rembesan yang
    dapat diatasi dengan kedap air atau drainasi.

  2. Pondasi untuk mesin, direncanakan terhadap getaran.
  3. Pondasi untuk menara seperti pondasi untuk tugu, cerobong asap, pemancar radio/tv, tower listrik. direncanakan untuk gaya aksial kecil, gaya horisontal besar.
  4. Pondasi di bawah air jembatan dan dermaga (gaya aksial dan horisontal besar). Pondasi harus mempertimbangkan erosi, korosi, gaya luar
    (ombak/arus air), scouring (penggerusan tanah dasar).